Kedapatan Warga Bagi Sembako, ini Klarifikasi Kabag Prokopi Amanuddin  

191

KONUT, spiritsultra.id – Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopi), Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Amanuddin klarifikasi terkait kedapatan warga bagi sembako.

Kejadian pada Selasa 1 Desember 2020 malam, 1 unit mobil Hilux berisi sembako ditahan warga kelurahan Sawa, Kabupaten Konut yang di bagikan Kabag Prokopi sebagai zakat tahunan.

” Sembako dalam mobil berupa zakat, setiap tahun selalu di bagikan kepada masyarakat tampa harus di pilah penerimanya,” ujar Amanuddin saat di konfirmasi awak media, Rabu (2/12/2020)

Lebih lanjut, Kabag Prokopi menjelaskan, kurang lebih Pukul 20:00 Wita sembako harusnya sudah di bagi kepada 58 Kepala keluarga (KK) dengan jumlah 58 paket. Sementara baru 29 tersalurkan sudah di hentikan. Dari 3 orang yang membagi sembako semuanya keluarga.

” Mobil sembako di hentikan, maka saya langsung ke tempat kejadian, jangan sampai salah presepsi kalau sembako ini ada unsur politiknya,” jelasnya

Lanjut, Aminuddin mengatakan,  Sembako yang di bagikan oleh 3 orang keluarga saya, ini semata-mata hanya zakat kepada masyarakat. Adapun dilakukan pada malam hari, karena pada siang hari masih menjalankan aktivitas kantor, hanya malam hari bisa dikontrol supaya sembako terbagi tampa harus memilah penerima. Ini tidak ada sangkut pautnya dengan Pemelihan Kepala daerah (Pilkada).

” Jika ada yang ini melaporkan kepihak Badan Pengawasan Umum (Bawaslu) di persilakan, karna saya mempunyai pegangan yaitu diambil paksa sembako dengan niat baik. Hal ini bisa saya laporkan kembali ke pihak kepolsek Sawa,” terangnya

Penulis : Rudia
Editor    : La Ode

Komentar Anda