Ketua Komisi III DPRD Sultra Akan Tindak Lanjuti Aktivitas Ilegal PT. Wanagon Anoa Konut

1075

KENDARI, spiritsultra.id – Aliansi Pemerhati Pertambangan (APP), Sulawesi Tenggara (Sultra), menuding PT. Wanagon Anoa Indonesia (WAI) di Kabupaten Konawe Utara (Konut), melakukan aktivitas tambang ilegal dan belum mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari Kementerian.

Menyikapi aspirasi Aliansi APP-Sultra, Ketua Komisi III DPRD akan tindak lanjuti dan menyurati beberapa instansi terkait untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), persoalan aktivitas PT. WAI Konut.

“Insyaallah dalam waktu dekat ini, kami akan panggil pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sultra dan pihak PT. WAI Konut,” ujarnya ketika ditemui dikompleks DPRD Sultra. Senin (17/8/2020).

Pada prinsipnya, kami sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, merupakan penyambung lidah masyarakat, tentunya kami merespon dan akan segera menindak lanjuti persoalan ini, ucap Suwandi.

“Kami tidak akan tinggal diam, apalagi ini menyangkut dugaan pertambangan ilegal,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu, Aliansi APP-Sultra, menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut persoalan aktivitas perusahaan tambang ilegal di kawasan block Mandiodo Konut segera dihentikan.

Politisi partai PAN ini juga menambahkan, pasca aksi yang di gelar oleh beberapa elemen ikhwal soal aktivitas PT. Wanagon, Dewan langsung melakukan kunjungan ke lokasi dan benar ditemui adanya bekas aktivitas disana, ungkapnya.

Penulis: La Ode
Editor : Colly

Komentar Anda