Salah Satu Warga Makassar Adukan Tindak Penipuan Bupati Konut Ke Polda Sultra

2687

KENDARI, spiritsultra.id – Dana pribadi yang digunakan oleh Hansen, warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebesar 1,5 Miliyar pada pengerjaan interior kepada Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin.

Hansen mengatakan, tindak penipuan H. Ruksamin sudah dilaporkan ke pihak berwajib pada 5 Agustus 2020 di Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, atas dugaan tindak penipuan.

“Sudah beberapa kali saya menagih hasil upah saya kepada bapak Ruksamin, namun sampai saat ini belum dibayar,” ucap Hansen. Senin (17/8/2020).

Kerugian kurang lebih Rp.1.538.586.250, Hansen menjelaskan, pada tahun 2016, saya dipanggil oleh beliau di Rumah Jabatanya (Rujab) Bupati Konut, Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera untuk mengerjakan interior ruang kerja di kantor Bupati dan Wakil Bupati.

“Beliau meyakinkan saya, nanti pekerjaan tersebut akan dibayar dengan interior yang terbaik dan sebagus mungkin,” beber Hansen, saat dikonfirmasi via WhatsApp. Senin (17/8).

Pengerjaan tersebut selesai pada Juni 2016 lalu. Selanjutnya, saya menemui beliau untuk memperlihatkan invovice rincian anggaran yang telah dikeluarkan untuk pembiayaan pekerjaan tersebut. Dengan maksud ingin menagih.

Namun, Pak Ruksamin menyampaikan bahwa, biaya tersebut akan dianggarkan dan mengarahkan saya untuk bertemu dengan Kepala Bagian (Kabag) Umum Konut, Asmadin untuk membahas lebih lanjut penganggaran tersebut.

Kemudian, pada Februari 2017, saya menemui Kabag Keuangan Konut, Marten atas arahan dari Kabag Umum Konut, Asmadin untuk mengkoordinasikan penganggaran tersebut

“Karena tidak adanya kejelasan mengenai penganggaran pekerjaan itu dari pihak Pemda Konut, maka Ruksamin menyampaikan kepada saya bahwa anggaran yang dimaksud akan diselesaikan secara pribadi,” ujar Hansen.

Sementara itu, Bupati Konut, H. Ruksamin saat di hubungi via whatsaapnya, terkait laporan Hansen, tidak memberikan jawaban.

Penulis: TIM

Komentar Anda